Anonim
Pakar keuangan · Financer
Rp 51.000Kekayaan bersih
Total aset: Rp 58.000 | Total kewajiban: Rp 7.000 | Rasio utang terhadap aset: 12,1%
Bagaimana aset Anda didistribusikan
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Tunai & rekening giro | Rp 5.000 |
| Tabungan | Rp 10.000 |
| Investasi | Rp 15.000 |
| Rekening pensiun | Rp 20.000 |
| Nilai rumah | Rp 0 |
| Kendaraan | Rp 8.000 |
| Aset lainnya | Rp 0 |
| Total aset | Rp 58.000 |
| Saldo KPR | Rp 0 |
| Kredit mobil | Rp 5.000 |
| Utang kartu kredit | Rp 2.000 |
| Kredit pendidikan | Rp 0 |
| Utang lainnya | Rp 0 |
| Total kewajiban | Rp 7.000 |
| Kekayaan bersih | Rp 51.000 |
Kekayaan bersih = total aset dikurangi total kewajiban. Gunakan nilai pasar saat ini untuk aset dan saldo saat ini untuk utang.
Kalkulator kekayaan bersih membantu Anda melihat kondisi keuangan dalam satu angka, yaitu selisih antara semua yang Anda miliki dan semua yang Anda utang. Cukup masukkan total aset dan total kewajiban, lalu kalkulator di atas menghitungnya untuk Anda.
Hasilnya memberi gambaran jujur tentang keuangan Anda: apakah harta sudah melampaui utang, atau justru sebaliknya. Ini titik awal yang baik sebelum menabung, mulai investasi, atau mengambil pinjaman baru.
Isi total aset Anda
Masukkan semua yang Anda miliki dan punya nilai uang: saldo tabungan dan deposito, reksa dana atau saham, emas, nilai rumah, serta kendaraan.
Isi total kewajiban (utang)
Masukkan semua yang masih harus Anda bayar: sisa KPR, cicilan kendaraan, pinjaman online resmi, tagihan kartu kredit, dan saldo paylater.
Lihat hasilnya
Kalkulator langsung menghitung selisihnya. Angka itulah kekayaan bersih Anda saat ini.
Ulangi secara berkala
Simpan angkanya, lalu hitung ulang tiap beberapa bulan untuk melihat apakah kekayaan bersih Anda naik atau turun.
Rumusnya sederhana: kekayaan bersih = total aset dikurangi total utang.
Misalnya Budi punya tabungan Rp25.000.000, reksa dana Rp15.000.000, motor senilai Rp18.000.000, dan rumah Rp450.000.000. Total asetnya Rp508.000.000.
Utangnya: sisa KPR Rp280.000.000, cicilan motor Rp7.000.000, dan tagihan kartu kredit Rp3.000.000. Total utangnya Rp290.000.000.
Maka kekayaan bersih Budi adalah Rp508.000.000 dikurangi Rp290.000.000, yaitu Rp218.000.000.
Aset adalah apa pun yang Anda miliki dan bisa dinilai dengan uang. Contohnya saldo rekening, deposito, emas, reksa dana, saham, nilai rumah, dan kendaraan. Pakai nilai pasar saat ini, bukan harga beli dulu. Motor yang Anda beli Rp20.000.000 tiga tahun lalu mungkin sekarang hanya laku Rp14.000.000, jadi gunakan angka yang realistis.
Kewajiban adalah semua utang yang masih berjalan, seperti sisa pokok KPR, cicilan kendaraan, pinjaman online, tagihan kartu kredit, dan saldo paylater. Yang dimasukkan adalah sisa utangnya, bukan cicilan per bulan.
Kekayaan bersih adalah foto kondisi keuangan Anda dalam satu angka. Gaji besar tidak otomatis bikin Anda kaya kalau utangnya ikut menumpuk. Angka ini menunjukkan apakah Anda benar-benar maju atau sekadar terlihat mapan.
Yang paling berguna bukan angka hari ini, tapi arahnya. Hitung ulang tiap tiga atau enam bulan. Kalau angkanya naik, kebiasaan keuangan Anda sudah benar. Kalau turun, ada yang perlu dibenahi sebelum jadi masalah besar.
Kekayaan bersih adalah selisih antara total aset (yang Anda miliki) dan total kewajiban (utang yang masih harus dibayar). Kalau hasilnya positif, nilai harta Anda lebih besar dari utang. Angka ini jadi ukuran paling jujur dari kondisi keuangan Anda.
Jumlahkan semua aset Anda, mulai dari tabungan, investasi, sampai nilai rumah dan kendaraan. Lalu kurangi dengan total utang seperti KPR, cicilan, dan tagihan kartu kredit. Selisihnya adalah kekayaan bersih Anda.
Bisa. Kekayaan bersih negatif berarti utang Anda lebih besar dari aset. Kondisi ini umum dialami orang yang baru mengambil KPR atau pinjaman besar. Fokuslah melunasi utang berbunga tinggi agar angkanya perlahan kembali positif.
Tidak. Gaji adalah penghasilan, bukan aset yang sudah Anda pegang. Yang dihitung adalah sisa gaji yang sudah berubah jadi tabungan, investasi, atau aset lain. Karena itu orang bergaji besar belum tentu punya kekayaan bersih besar.
Ya, saldo dana pensiun atau JHT termasuk aset karena itu uang Anda, meski belum bisa dicairkan sekarang. Masukkan saldo terakhir yang tertera. Hanya saja, ingat dana ini belum likuid untuk kebutuhan mendadak.
Cukup tiga sampai enam bulan sekali. Yang penting bukan angka sekali hitung, melainkan apakah trennya naik dari waktu ke waktu. Pemeriksaan rutin membantu Anda mengoreksi arah sebelum terlambat.
Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.
Email terkonfirmasi. Komentar Anda muncul setelah ditinjau.
Tautan sudah kedaluwarsa. Kirim komentar Anda lagi.
Anonim
Pakar keuangan · Financer
Bandingkan broker forex
mulai dari Rp 0 setoran min.
8 opsi
Pialang teregulasi dan tepercaya
Bandingkan brokerBandingkan broker forex
mulai dari Rp 0 setoran min.
8 opsi
2 menit bacaKeuangan Pribadi
3 menit bacaKeuangan Pribadi
8 menit bacaKeuangan Pribadi
3 menit bacaKeuangan Pribadi
25 menit bacaKeuangan Pribadi
Yuk, berlangganan *Financer Stacks* panduan keuangan mingguan yang membantu Anda menguasai dasar-dasar keuangan, meningkatkan pendapatan tambahan, dan menciptakan kehidupan di mana uang bekerja untuk Anda. Gratis!