Anonim
Pakar keuangan · Financer
Butuh modal usaha untuk mengembangkan bisnis? Kredit usaha bisa menjadi solusi yang tepat.
Di Indonesia, ada banyak pilihan kredit usaha, mulai dari program pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah, hingga pinjaman bisnis dari bank swasta dan platform fintech.
Di artikel ini, kami akan membahas semua jenis kredit usaha yang tersedia, lengkap dengan syarat, bunga, dan cara pengajuannya. Tujuannya sederhana: membantu Anda menemukan sumber modal yang paling cocok untuk kondisi bisnis Anda.
Kredit usaha adalah pinjaman yang diberikan oleh bank, lembaga keuangan, atau platform digital kepada pelaku usaha untuk keperluan bisnis. Dana ini bisa digunakan untuk menambah modal kerja, membeli peralatan, memperluas usaha, atau memenuhi kebutuhan operasional lainnya.
Berbeda dengan pinjaman konsumtif yang ditujukan untuk kebutuhan pribadi, kredit usaha secara khusus dirancang untuk aktivitas produktif. Artinya, dana yang dipinjam diharapkan menghasilkan keuntungan yang bisa digunakan untuk membayar cicilan.
Di Indonesia, kredit usaha bisa berasal dari dua sumber utama:
Setiap jenis memiliki persyaratan, plafon, dan bunga yang berbeda. Pemilihan yang tepat bergantung pada skala usaha, kebutuhan dana, dan kemampuan bayar Anda.
Pemerintah Indonesia menyediakan beberapa program kredit modal usaha dengan bunga rendah untuk membantu UMKM berkembang. Program ini disubsidi sehingga bunganya jauh lebih ringan dibanding pinjaman komersial.
KUR adalah program kredit usaha rakyat yang paling populer di Indonesia. Per 2026, pemerintah menetapkan bunga flat 6% per tahun untuk pinjaman di atas Rp10 juta, dan hanya 3% per tahun untuk pinjaman di bawah Rp10 juta.
Beberapa keunggulan KUR:
Namun, KUR hanya diberikan kepada pelaku UMKM yang memenuhi syarat. Usaha harus sudah berjalan minimal 6 bulan, dan pemohon tidak boleh sedang menerima kredit produktif dari bank lain.
Dokumen yang diperlukan antara lain e-KTP, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Usaha (SKU) atau NIB, dan foto lokasi usaha.
PKBL adalah bentuk tanggung jawab sosial Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memberi manfaat kepada masyarakat. Program ini memberikan pinjaman terutama untuk usaha kecil sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility.
Dana PKBL disalurkan melalui BUMN yang beroperasi di berbagai sektor. Persyaratannya relatif lebih ketat karena melibatkan proses seleksi dari pihak BUMN.
PNPM Mandiri adalah program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya memberikan bantuan berupa uang, tetapi juga bisa berbentuk barang dan alat yang dibutuhkan usaha. Program ini bertujuan menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kredit Ultra Mikro (UMi) adalah pembiayaan dari pemerintah yang ditujukan bagi pelaku usaha ultra mikro yang belum bisa mengakses KUR. UMi disalurkan melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) seperti PT Pegadaian, Bahana Artha Ventura, dan Permodalan Nasional Madani.
Plafon UMi maksimal Rp10 juta per penerima dengan bunga sekitar 2-4% per tahun. Untuk pembiayaan kelompok, tidak diperlukan agunan. Jangka waktu pelunasan hingga 48 bulan.
| Program | Plafon Maksimal | Bunga Per Tahun | Syarat Utama |
|---|---|---|---|
KUR Mikro | Rp10 juta | 3% | UMKM, usaha minimal 6 bulan |
KUR Ritel | Rp500 juta | 6% | UMKM, usaha minimal 6 bulan |
Ultra Mikro (UMi) | Rp10 juta | 2-4% | Usaha ultra mikro, belum akses KUR |
PKBL | Bervariasi | Rendah (subsidi) | Usaha kecil, seleksi BUMN |
Selain program pemerintah, Anda juga bisa mendapatkan kredit usaha dari lembaga swasta. Pinjaman ini umumnya lebih mudah diakses dan proses pencairannya lebih cepat, meskipun bunganya cenderung lebih tinggi.
Hampir semua bank di Indonesia menyediakan produk kredit usaha. Salah satu yang paling populer adalah Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang bisa digunakan untuk modal usaha tanpa perlu jaminan.
Selain KTA, bank juga menawarkan:
Keunggulan pinjaman bank adalah plafon yang besar dan bunga yang kompetitif. Namun, prosesnya biasanya lebih lama dan memerlukan dokumen yang lebih lengkap.
Peer-to-Peer (P2P) Lending adalah platform digital yang menghubungkan peminjam langsung dengan pemberi pinjaman. Untuk kredit modal usaha, P2P lending bisa menjadi alternatif menarik.
Per 2026, OJK menetapkan batas pinjaman produktif melalui P2P lending hingga Rp2 miliar. Bunga maksimal yang diperbolehkan OJK adalah 0,2% per hari untuk pinjaman produktif.
Kelebihan P2P lending:
Namun, pastikan platform yang Anda pilih sudah terdaftar dan berizin di OJK. Per Januari 2025, ada 97 penyelenggara fintech P2P lending berizin di Indonesia.
Beberapa marketplace besar di Indonesia menawarkan pinjaman modal usaha untuk merchant yang berjualan di platform mereka:
Syarat utamanya: Anda harus sudah terdaftar dan aktif berjualan di marketplace tersebut. Besarnya pinjaman yang disetujui bergantung pada performa penjualan Anda.
Fitur pay later kini juga tersedia untuk kebutuhan bisnis. Anda bisa belanja keperluan operasional bisnis dengan sistem cicilan tanpa perlu jaminan.
Beberapa platform fintech seperti Modalku menyediakan paylater bisnis dengan limit hingga Rp100 juta untuk UMKM individual dan Rp500 juta untuk badan usaha. Anda hanya perlu verifikasi identitas dan bukti pendapatan.
Temukan pinjaman online terbaik hanya dalam beberapa menit lewat perbandingan kami.
Bandingkan semua pinjaman sekarangProses pengajuan kredit usaha bervariasi tergantung lembaga pemberi pinjaman. Namun, secara umum ada beberapa tahapan yang perlu Anda lalui:
Siapkan Dokumen
Kumpulkan dokumen yang dibutuhkan, seperti e-KTP, NPWP, Kartu Keluarga, laporan keuangan usaha, dan Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB).
Untuk pinjaman dengan agunan, siapkan juga dokumen jaminan seperti sertifikat tanah atau BPKB.
Ajukan Permohonan
Pengajuan bisa dilakukan langsung ke kantor bank, melalui website resmi, atau lewat aplikasi mobile. Untuk KUR, Anda bisa mengajukan di seluruh kantor BRI Unit, BNI, Mandiri, BTN, atau bank penyalur lainnya.
Untuk P2P lending dan pinjaman e-commerce, proses pengajuan sepenuhnya online melalui platform masing-masing.
Proses Analisis dan Penilaian
Pihak pemberi kredit akan menganalisis kelayakan usaha Anda berdasarkan riwayat keuangan, potensi bisnis, dan kemampuan membayar.
Untuk pinjaman bank, proses ini bisa melibatkan survei langsung ke lokasi usaha. Untuk P2P lending, penilaian biasanya berbasis data digital seperti riwayat transaksi dan skor kredit.
Keputusan dan Pencairan
Jika disetujui, Anda akan menerima penawaran dengan detail jumlah pinjaman, bunga, tenor, dan jadwal cicilan. Setelah Anda menyetujui, dana akan dicairkan ke rekening Anda.
Waktu pencairan bervariasi: KUR dan pinjaman bank bisa memakan waktu beberapa hari hingga 2 minggu, sedangkan P2P lending bisa cair dalam 1-3 hari kerja.
Bayar Cicilan Tepat Waktu
Setelah dana cair, bayar cicilan sesuai jadwal yang disepakati. Keterlambatan pembayaran bisa dikenakan denda dan berpengaruh pada riwayat kredit Anda di SLIK OJK.
Tips: Sisihkan dana cicilan di awal bulan sebelum digunakan untuk keperluan lain.
Sebelum mengajukan kredit usaha, pahami juga risikonya:
Di sisi lain, kredit usaha bisa memberikan dampak positif yang besar untuk bisnis Anda:
Pemilihan antara kredit usaha dari pemerintah dan swasta bergantung pada situasi bisnis Anda.
Pilih kredit pemerintah (KUR/UMi) jika:
Pilih pinjaman swasta jika:
Anda juga bisa mengombinasikan keduanya. Misalnya, gunakan KUR untuk modal kerja utama dan P2P lending untuk kebutuhan dana cepat saat ada pesanan besar.
Anda dapat membandingkan pinjaman modal usaha terbaik di Indonesia melalui Financer untuk menemukan penawaran yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pinjaman dari pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk pelaku UMKM. KUR memiliki bunga bersubsidi, yaitu 3% per tahun untuk pinjaman di bawah Rp10 juta dan 6% per tahun untuk pinjaman hingga Rp500 juta. Program ini disalurkan melalui bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI, BTN, serta bank swasta seperti BCA.
Cara mengajukan kredit usaha bergantung pada jenis pinjamannya. Untuk cara mengajukan kredit usaha rakyat (KUR), Anda bisa datang langsung ke kantor bank penyalur dengan membawa e-KTP, Kartu Keluarga, SKU/NIB, dan foto usaha. Untuk P2P lending dan pinjaman e-commerce, pengajuan bisa dilakukan sepenuhnya secara online melalui platform masing-masing. Pastikan usaha Anda sudah berjalan minimal 6 bulan untuk KUR.
Bunga kredit usaha bervariasi tergantung jenisnya. KUR pemerintah memiliki bunga paling rendah, yaitu 3-6% per tahun. Pinjaman bank konvensional biasanya berkisar 10-24% per tahun tergantung profil risiko. P2P lending memiliki bunga maksimal 0,2% per hari untuk pinjaman produktif sesuai aturan OJK.
Perbedaan utamanya ada pada bunga dan subsidi. KUR mendapat subsidi dari pemerintah sehingga bunganya hanya 3-6% per tahun, sedangkan pinjaman bank konvensional bunganya bisa 10-24% per tahun. KUR juga hanya untuk UMKM dengan plafon maksimal Rp500 juta, sementara pinjaman bank biasa bisa untuk berbagai tujuan dengan plafon lebih besar.
Ya, ada beberapa jenis kredit usaha tanpa agunan. KTA (Kredit Tanpa Agunan) bisa digunakan untuk modal usaha tanpa jaminan. Program UMi juga tidak memerlukan agunan untuk pembiayaan kelompok. P2P lending dan pinjaman e-commerce umumnya juga tidak mensyaratkan agunan, meskipun plafon yang diberikan biasanya lebih kecil.
Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.
Email terkonfirmasi. Komentar Anda muncul setelah ditinjau.
Tautan sudah kedaluwarsa. Kirim komentar Anda lagi.
Anonim
Pakar keuangan · Financer
Bandingkan pemberi pinjaman terbaik
mulai dari 1,75% APR
11 opsi
Gratis · Tanpa kewajiban
Lihat tarif sayaBandingkan pemberi pinjaman terbaik
mulai dari 1,75% APR
11 opsi
10 menit bacaPinjaman
10 menit bacaPinjaman
3 menit bacaPinjaman
9 menit bacaPinjaman
3 menit bacaPinjaman
Yuk, berlangganan *Financer Stacks* panduan keuangan mingguan yang membantu Anda menguasai dasar-dasar keuangan, meningkatkan pendapatan tambahan, dan menciptakan kehidupan di mana uang bekerja untuk Anda. Gratis!