Jumlah Investor Saham Indonesia 2026

Mentari Rahman
11 menit bacaKami mematuhi

Janji Financer

Komitmen kami terhadap panduan keuangan yang jujur dan tidak memihak

Kami meneliti

Tim kami mengumpulkan data produk langsung dari penyedia. Kami memverifikasi suku bunga, biaya, dan ketentuan — bukan hanya klaim pemasaran.

Kami membandingkan

Produk diurutkan menggunakan Financer Score — metodologi penilaian transparan kami yang mempertimbangkan suku bunga, biaya, aksesibilitas, dan ulasan pengguna.

Cara kami menghasilkan

Ketika Anda mengklik ke penyedia dan mendaftar, kami mungkin mendapat komisi referral. Inilah cara kami menjaga Financer tetap gratis. Kami selalu mengungkapkan hubungan ini.

Membantu jutaan orang membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas sejak 2014
Data jumlah investor saham Indonesia, SID pasar modal, reksa dana, SBN, demografi, wilayah, dan metodologi KSEI dalam satu halaman sitasi.

Investor saham Indonesia: angka kunci

Data per Mei 2026

KSEI mencatat 9,74 juta SID pada kategori C-BEST atau saham dan surat berharga lainnya per akhir Mei 2026. Angka ini adalah proksi resmi terdekat untuk membaca jumlah investor saham Indonesia, karena data KSEI tidak memisahkan investor saham murni dari surat berharga lain yang tersimpan di C-BEST.

SID saham dan surat berharga lainnya per Mei 20269.735.902
total SID pasar modal per Mei 202627.750.857
SID reksa dana per Mei 202626.477.365
SID SBN per Mei 20261.520.908
SID saham dan surat berharga lainnya pada Desember 20258.604.177
SID saham dan surat berharga lainnya pada Desember 20246.381.444
porsi investor individu berusia 40 tahun ke bawah per Mei 202679,02%
porsi investor domestik di Jawa per Mei 202665,86%
nilai efek kategori equity di C-BEST per Mei 2026Rp6.850,22 triliun
porsi investor lokal pada kategori equity per Mei 202699,61%

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026

KSEI memakai SID dan kategori sistem. C-BEST mencakup saham dan surat berharga lainnya, sedangkan S-INVEST mencakup reksa dana. Satu orang dapat memiliki lebih dari satu jenis SID, sehingga total pasar modal tidak sama dengan penjumlahan sederhana orang unik per instrumen.

Jumlah investor saham Indonesia terbaru

Jumlah investor saham Indonesia terbaru adalah 9.735.902 SID pada kategori Saham dan Surat Berharga Lainnya per akhir Mei 2026, menurut Statistik Pasar Modal Indonesia KSEI.

Data diperbarui: Mei 2026. Untuk pembaca yang butuh angka cepat, gunakan angka C-BEST ini sebagai proksi resmi investor saham. Namun, sebutkan metodologinya dengan benar karena KSEI menggabungkan saham dan surat berharga lain dalam kategori tersebut.

Di halaman ini, data investor saham Indonesia disusun sebagai statistik investor pasar modal Indonesia yang mudah disitasi, termasuk jumlah SID Indonesia berdasarkan instrumen, usia, wilayah, dan komposisi investor.

Jika Anda baru mempelajari instrumennya, mulai dari halaman Financer tentang saham dan panduan cara investasi saham. Halaman ini sendiri fokus pada data statistik, bukan rekomendasi membeli saham tertentu.

Jumlah SID pasar modal berdasarkan instrumen

Instrumen KSEIJumlah SID Mei 2026Jumlah SID April 2026Perubahan yang disebut KSEICatatan metodologi

Pasar Modal

27.750.857

26.486.000

+4,78% mtm

Total SID seluruh instrumen pasar modal

Reksa Dana atau S-INVEST

26.477.365

25.224.129

+4,97% mtm

Administrasi reksa dana di S-INVEST

Saham dan Surat Berharga Lainnya atau C-BEST

9.735.902

9.562.675

+1,81% mtm

Proksi resmi untuk investor saham

SBN

1.520.908

1.500.222

+1,38% mtm

Surat Berharga Negara ritel dan instrumen terkait

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026Data per Mei 2026

Jumlah Single Investor Identification (SID) total

Total SID pasar modal Indonesia sudah mencapai 27.750.857 per akhir Mei 2026. OJK juga menyebut ada 1,26 juta investor baru pada Mei 2026 dan pertumbuhan 36,27% secara ytd.

Kenaikan total pasar modal jauh lebih cepat daripada kategori saham murni, terutama karena basis reksa dana bertambah besar. Ini penting untuk pembaca yang membandingkan data investor saham dengan data investor pasar modal secara umum.

Untuk memahami pelaku dan perantara yang membuka akses ke saham, lihat juga penjelasan Financer tentang apa itu broker saham.

Perkembangan total SID pasar modal

PeriodePasar ModalReksa DanaSaham dan Surat Berharga LainnyaSBN

Desember 2023

12.168.061

11.416.711

5.255.571

1.002.727

Desember 2024

14.871.639

14.033.037

6.381.444

1.198.821

Desember 2025

20.347.147

19.192.846

8.604.177

1.412.255

Maret 2026

24.744.221

23.497.884

9.363.852

1.478.277

April 2026

26.486.000

25.224.129

9.562.675

1.500.222

Mei 2026

27.750.857

26.477.365

9.735.902

1.520.908

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026 dan Desember 2025Data per Mei 2026

Jumlah investor saham vs reksa dana vs SBN

Data investor pasar modal Indonesia menunjukkan satu pola yang jelas: reksa dana memiliki basis SID paling besar, sedangkan saham tetap menjadi instrumen utama untuk partisipasi langsung di bursa.

Pada Mei 2026, SID reksa dana mencapai 26,48 juta, hampir tiga kali angka kategori saham dan surat berharga lainnya yang berada di 9,74 juta. SBN jauh lebih kecil, yaitu 1,52 juta SID.

Perbedaan ini masuk akal. Reksa dana lebih mudah dibeli melalui aplikasi dengan nominal kecil. Saham membutuhkan pemahaman risiko harga, biaya transaksi, dan pemilihan broker. Jika pembaca sedang membandingkan akses investasi, halaman platform investasi bisa menjadi konteks tambahan.

Porsi instrumen terhadap total SID pasar modal

InstrumenSID Mei 2026Rasio terhadap total pasar modalInterpretasi

Pasar Modal

27.750.857

100%

Basis seluruh SID pasar modal KSEI

Reksa Dana

26.477.365

95,41% dari total pasar modal

Instrumen dengan jangkauan SID terbesar

Saham dan Surat Berharga Lainnya

9.735.902

35,08% dari total pasar modal

Proksi investor saham dan C-BEST

SBN

1.520.908

5,48% dari total pasar modal

Basis investor SBN masih jauh lebih kecil

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026, perhitungan FinancerData per Mei 2026

Pertumbuhan investor pasar modal per tahun

Pertumbuhan SID saham dan surat berharga lainnya naik dari 3,45 juta pada 2021 menjadi 8,60 juta pada 2025. Per Mei 2026, angkanya sudah mencapai 9,74 juta.

Artinya, basis data investor saham Indonesia bertambah lebih dari dua kali lipat dalam kurang dari lima tahun. Kenaikan ini juga menjelaskan mengapa topik edukasi dasar seperti risiko saham, broker legal, dan investasi bodong semakin penting untuk pembaca pemula.

Pertumbuhan SID saham dan surat berharga lainnya

PeriodeSID saham dan surat berharga lainnyaPerubahan dari periode pembandingSumber

Desember 2021

3.451.513

Basis awal seri di brief ini

KSEI Desember 2024

Desember 2022

4.439.933

+28,64% yoy

KSEI Desember 2025

Desember 2023

5.255.571

+18,37% yoy

KSEI Desember 2025

Desember 2024

6.381.444

+21,42% yoy

KSEI Desember 2025

Desember 2025

8.604.177

+34,83% yoy

KSEI Mei 2026

Mei 2026

9.735.902

+1.131.725 SID sejak Desember 2025

KSEI Mei 2026

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Desember 2024, Desember 2025, dan Mei 2026Data per Mei 2026

Demografi: usia, gender, dan penghasilan

Investor individu pasar modal Indonesia masih didominasi kelompok usia muda. KSEI mencatat 54,37% investor individu berusia 30 tahun ke bawah per Mei 2026. Jika ditambah kelompok 31 sampai 40 tahun, porsinya menjadi 79,02%.

Dari sisi gender, komposisinya masih didominasi laki-laki dengan 64,37%, sedangkan perempuan 35,63%. Dari sisi penghasilan, mayoritas berada pada kelompok Rp10 juta sampai Rp100 juta, yaitu 54,88%.

Demografi investor individu pasar modal

KategoriKelompokPorsi Mei 2026Catatan

Usia

30 tahun ke bawah

54,37%

Kelompok usia terbesar

Usia

31 sampai 40 tahun

24,65%

Jika digabung dengan 30 tahun ke bawah menjadi 79,02%

Usia

41 sampai 50 tahun

12,64%

Kelompok usia menengah

Usia

51 sampai 60 tahun

5,59%

Kelompok pra-pensiun

Usia

Di atas 60 tahun

2,75%

Kelompok terkecil

Gender

Laki-laki

64,37%

Berdasarkan data investor individu KSEI

Gender

Perempuan

35,63%

Berdasarkan data investor individu KSEI

Penghasilan

Di bawah Rp10 juta

33,24%

Kelompok pendapatan rendah sampai menengah

Penghasilan

Rp10 juta sampai Rp100 juta

54,88%

Kelompok terbesar

Penghasilan

Rp100 juta sampai Rp500 juta

9,05%

Kelompok pendapatan tinggi

Penghasilan

Di atas Rp500 juta

2,83%

Kelompok terkecil

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026, demografi investor individuData per Mei 2026

Sebaran wilayah dan provinsi

Sebaran investor domestik masih terkonsentrasi di Jawa. KSEI mencatat 65,86% investor domestik berada di Jawa per Mei 2026. Sumatra berada di posisi kedua dengan 18,66%.

Catatan pentingnya, aset jauh lebih terkonsentrasi daripada jumlah investor. Pada laporan yang sama, KSEI menyebut investor DKI Jakarta memiliki 16,38% SID, tetapi aset C-BEST DKI Jakarta mencapai 83,59% dan aset S-INVEST 72,34%, senilai Rp4.738,52 triliun.

Sebaran investor domestik Indonesia

WilayahPorsi investor Mei 2026Porsi investor April 2026Catatan

Jawa

65,86%

66,21%

Wilayah dengan konsentrasi investor terbesar

Sumatra

18,66%

18,39%

Peringkat kedua berdasarkan porsi investor

Kalimantan

5,43%

5,39%

Relatif stabil secara bulanan

Bali, NTT, dan NTB

5,60%

5,54%

Lebih besar daripada Sulawesi pada laporan Mei

Sulawesi

3,52%

3,50%

Porsi investor masih kecil dibanding Jawa dan Sumatra

Maluku dan Papua

0,93%

0,97%

Porsi investor terkecil dalam pembagian wilayah KSEI

DKI Jakarta

16,38% SID domestik

Aset C-BEST 83,59%

Aset S-INVEST 72,34%, nilai total Rp4.738,52 triliun

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026, sebaran investor domestikData per Mei 2026

Partisipasi investor ritel dan dominasi lokal

Dari sisi jumlah investor, pasar saham Indonesia sangat lokal. Pada kategori C-BEST, KSEI mencatat 99,76% investor adalah lokal dan 0,24% asing per Mei 2026.

Namun dari sisi nilai aset C-BEST, porsi lokal adalah 64,48% dan asing 35,52%. Artinya, investor asing jauh lebih kecil dari sisi jumlah rekening, tetapi tetap besar dari sisi nilai aset.

Untuk kategori equity, KSEI mencatat 1.002 efek dengan nilai Rp6.850,22 triliun pada Mei 2026. Porsi nilai equity lokal 58,83%, sedangkan asing 41,17%.

Komposisi lokal, asing, dan nilai equity

IndikatorMei 2026April 2026Interpretasi

Investor lokal C-BEST

99,76%

99,76%

Hampir seluruh SID C-BEST adalah lokal

Investor asing C-BEST

0,24%

0,24%

Kecil dari sisi jumlah SID

Nilai aset lokal C-BEST

64,48%

64,42%

Mayoritas nilai aset masih lokal

Nilai aset asing C-BEST

35,52%

35,58%

Asing tetap besar dari sisi nilai aset

Jumlah efek equity

1.002

1.002

Kategori equity dalam detail aset C-BEST

Nilai equity

Rp6.850,22 triliun

Rp7.790,31 triliun

Nilai efek equity turun secara bulanan

Porsi nilai equity lokal

58,83%

59,45%

Kepemilikan nilai equity oleh investor lokal

Porsi nilai equity asing

41,17%

40,55%

Kepemilikan nilai equity oleh investor asing

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026, komposisi investor dan detail aset C-BESTData per Mei 2026

Perbandingan dengan negara ASEAN lain

Perbandingan investor saham antarnegara ASEAN perlu hati-hati karena setiap bursa memakai definisi akun, rekening, investor, dan beneficial owner yang berbeda. Indonesia punya data SID KSEI yang relatif rapi, tetapi angka ini tidak otomatis sebanding dengan rekening nominee atau akun sekuritas di negara lain.

Untuk konteks regional, ASEAN Exchanges mencatat kapitalisasi pasar perusahaan tercatat ASEAN naik dari US$2,8 triliun pada 2023 menjadi US$3,0 triliun pada Desember 2024. Jumlah perusahaan tercatat di kawasan mencapai 4.513, dengan Malaysia berada di posisi pertama dari sisi jumlah perusahaan tercatat, yaitu 1.059.

Konteks pembanding ASEAN

DataAngkaPeriodeCatatan

SID pasar modal Indonesia

27.750.857

Mei 2026

Data KSEI, mencakup seluruh SID pasar modal

SID saham dan surat berharga lainnya Indonesia

9.735.902

Mei 2026

Proksi investor saham berbasis C-BEST

Kapitalisasi pasar perusahaan tercatat ASEAN

US$3,0 triliun

Desember 2024

Data ASEAN Exchanges

Jumlah perusahaan tercatat di ASEAN

4.513 perusahaan

Desember 2024

Termasuk secondary exchanges

Jumlah perusahaan tercatat Malaysia

1.059 perusahaan

Desember 2024

Peringkat pertama ASEAN berdasarkan jumlah listed companies dalam laporan ASEAN Exchanges

Jumlah efek equity di C-BEST Indonesia

1.002 efek

Mei 2026

Bukan jumlah emiten murni, tetapi detail efek equity di C-BEST

Sumber: ASEAN Exchanges 2024 Recap and 2025 Outlook; KSEI Mei 2026Data per Des 2024

Proyeksi dan tren

Dengan tambahan 1.131.725 SID pada kategori saham dan surat berharga lainnya dari Desember 2025 sampai Mei 2026, rata-rata penambahan bersihnya sekitar 226 ribu SID per bulan.

Jika laju lima bulan pertama 2026 berlanjut tanpa perubahan besar, kategori ini bisa melewati 11 juta SID sebelum akhir tahun. Ini bukan prediksi resmi. Ini hanya run-rate mekanis dari data KSEI sampai Mei 2026.

Tren yang paling penting bukan hanya jumlah rekening bertambah, tetapi kualitas literasi investor. Semakin banyak investor muda masuk, semakin besar kebutuhan edukasi tentang risiko, biaya transaksi, dan legalitas platform.

Run-rate 2026 berdasarkan data sampai Mei

IndikatorAngkaCara baca

SID saham dan surat berharga lainnya Desember 2025

8.604.177

Basis awal tahun dari KSEI

SID saham dan surat berharga lainnya Mei 2026

9.735.902

Data terbaru KSEI saat artikel disusun

Tambahan bersih Januari sampai Mei 2026

1.131.725 SID

Selisih Mei 2026 dibanding Desember 2025

Rata-rata tambahan per bulan

Sekitar 226.345 SID

Perhitungan Financer dari lima bulan pertama 2026

Run-rate sederhana akhir 2026

Sekitar 11,32 juta SID

Bukan proyeksi resmi, hanya laju mekanis jika tren sama berlanjut

Total investor pasar modal ytd menurut OJK

+36,27%

OJK menyebut total menjadi 27,75 juta investor per Mei 2026

Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026 dan OJK RDKB Mei 2026, perhitungan FinancerData per Mei 2026

Sumber dan metodologi

Halaman ini memakai sumber primer: KSEI untuk data SID dan demografi, OJK dan BEI untuk ringkasan perkembangan pasar modal, serta ASEAN Exchanges untuk konteks regional.

Angka utama memakai laporan KSEI Mei 2026 karena itu sumber bulanan terbaru yang tersedia saat artikel ini disusun pada 30 Juni 2026. Untuk tren tahunan, halaman ini memakai seri Desember 2024, Desember 2025, dan Mei 2026.

Semua angka dibaca sebagai data edukasi dan statistik pasar, bukan nasihat finansial personal. Kinerja pasar saham bisa berubah, dan jumlah investor tidak menjamin kualitas keputusan investasi individu.

Cara membaca data di halaman ini

IstilahDefinisi kerja di halaman iniSumber utama

SID

Single Investor Identification yang tercatat dalam sistem pasar modal

KSEI

C-BEST

Sistem KSEI untuk saham dan surat berharga lainnya

KSEI

S-INVEST

Sistem KSEI untuk administrasi reksa dana

KSEI

Investor saham Indonesia

Proksi memakai SID saham dan surat berharga lainnya atau C-BEST

KSEI, interpretasi Financer

Investor pasar modal

Total SID lintas instrumen pasar modal

KSEI dan OJK

Run-rate

Perhitungan sederhana dari selisih data, bukan prediksi resmi

Perhitungan Financer

Sumber: KSEI Data Statistik KSEI dan OJK RDKB Mei 2026Data per Mei 2026

Financer Talks

Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.

Lihat semua