Anonim
Pakar keuangan · Financer

Salin dan tempel kode ini ke dalam HTML situs web Anda.
KSEI mencatat 9,74 juta SID pada kategori C-BEST atau saham dan surat berharga lainnya per akhir Mei 2026. Angka ini adalah proksi resmi terdekat untuk membaca jumlah investor saham Indonesia, karena data KSEI tidak memisahkan investor saham murni dari surat berharga lain yang tersimpan di C-BEST.
| SID saham dan surat berharga lainnya per Mei 2026 | 9.735.902 |
| total SID pasar modal per Mei 2026 | 27.750.857 |
| SID reksa dana per Mei 2026 | 26.477.365 |
| SID SBN per Mei 2026 | 1.520.908 |
| SID saham dan surat berharga lainnya pada Desember 2025 | 8.604.177 |
| SID saham dan surat berharga lainnya pada Desember 2024 | 6.381.444 |
| porsi investor individu berusia 40 tahun ke bawah per Mei 2026 | 79,02% |
| porsi investor domestik di Jawa per Mei 2026 | 65,86% |
| nilai efek kategori equity di C-BEST per Mei 2026 | Rp6.850,22 triliun |
| porsi investor lokal pada kategori equity per Mei 2026 | 99,61% |
Jumlah investor saham Indonesia terbaru adalah 9.735.902 SID pada kategori Saham dan Surat Berharga Lainnya per akhir Mei 2026, menurut Statistik Pasar Modal Indonesia KSEI.
Data diperbarui: Mei 2026. Untuk pembaca yang butuh angka cepat, gunakan angka C-BEST ini sebagai proksi resmi investor saham. Namun, sebutkan metodologinya dengan benar karena KSEI menggabungkan saham dan surat berharga lain dalam kategori tersebut.
Di halaman ini, data investor saham Indonesia disusun sebagai statistik investor pasar modal Indonesia yang mudah disitasi, termasuk jumlah SID Indonesia berdasarkan instrumen, usia, wilayah, dan komposisi investor.
Jika Anda baru mempelajari instrumennya, mulai dari halaman Financer tentang saham dan panduan cara investasi saham. Halaman ini sendiri fokus pada data statistik, bukan rekomendasi membeli saham tertentu.
| Instrumen KSEI | Jumlah SID Mei 2026 | Jumlah SID April 2026 | Perubahan yang disebut KSEI | Catatan metodologi |
|---|---|---|---|---|
Pasar Modal | 27.750.857 | 26.486.000 | +4,78% mtm | Total SID seluruh instrumen pasar modal |
Reksa Dana atau S-INVEST | 26.477.365 | 25.224.129 | +4,97% mtm | Administrasi reksa dana di S-INVEST |
Saham dan Surat Berharga Lainnya atau C-BEST | 9.735.902 | 9.562.675 | +1,81% mtm | Proksi resmi untuk investor saham |
SBN | 1.520.908 | 1.500.222 | +1,38% mtm | Surat Berharga Negara ritel dan instrumen terkait |
Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026Data per Mei 2026
Total SID pasar modal Indonesia sudah mencapai 27.750.857 per akhir Mei 2026. OJK juga menyebut ada 1,26 juta investor baru pada Mei 2026 dan pertumbuhan 36,27% secara ytd.
Kenaikan total pasar modal jauh lebih cepat daripada kategori saham murni, terutama karena basis reksa dana bertambah besar. Ini penting untuk pembaca yang membandingkan data investor saham dengan data investor pasar modal secara umum.
Untuk memahami pelaku dan perantara yang membuka akses ke saham, lihat juga penjelasan Financer tentang apa itu broker saham.
| Periode | Pasar Modal | Reksa Dana | Saham dan Surat Berharga Lainnya | SBN |
|---|---|---|---|---|
Desember 2023 | 12.168.061 | 11.416.711 | 5.255.571 | 1.002.727 |
Desember 2024 | 14.871.639 | 14.033.037 | 6.381.444 | 1.198.821 |
Desember 2025 | 20.347.147 | 19.192.846 | 8.604.177 | 1.412.255 |
Maret 2026 | 24.744.221 | 23.497.884 | 9.363.852 | 1.478.277 |
April 2026 | 26.486.000 | 25.224.129 | 9.562.675 | 1.500.222 |
Mei 2026 | 27.750.857 | 26.477.365 | 9.735.902 | 1.520.908 |
Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026 dan Desember 2025Data per Mei 2026
Data investor pasar modal Indonesia menunjukkan satu pola yang jelas: reksa dana memiliki basis SID paling besar, sedangkan saham tetap menjadi instrumen utama untuk partisipasi langsung di bursa.
Pada Mei 2026, SID reksa dana mencapai 26,48 juta, hampir tiga kali angka kategori saham dan surat berharga lainnya yang berada di 9,74 juta. SBN jauh lebih kecil, yaitu 1,52 juta SID.
Perbedaan ini masuk akal. Reksa dana lebih mudah dibeli melalui aplikasi dengan nominal kecil. Saham membutuhkan pemahaman risiko harga, biaya transaksi, dan pemilihan broker. Jika pembaca sedang membandingkan akses investasi, halaman platform investasi bisa menjadi konteks tambahan.
| Instrumen | SID Mei 2026 | Rasio terhadap total pasar modal | Interpretasi |
|---|---|---|---|
Pasar Modal | 27.750.857 | 100% | Basis seluruh SID pasar modal KSEI |
Reksa Dana | 26.477.365 | 95,41% dari total pasar modal | Instrumen dengan jangkauan SID terbesar |
Saham dan Surat Berharga Lainnya | 9.735.902 | 35,08% dari total pasar modal | Proksi investor saham dan C-BEST |
SBN | 1.520.908 | 5,48% dari total pasar modal | Basis investor SBN masih jauh lebih kecil |
Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026, perhitungan FinancerData per Mei 2026
Pertumbuhan SID saham dan surat berharga lainnya naik dari 3,45 juta pada 2021 menjadi 8,60 juta pada 2025. Per Mei 2026, angkanya sudah mencapai 9,74 juta.
Artinya, basis data investor saham Indonesia bertambah lebih dari dua kali lipat dalam kurang dari lima tahun. Kenaikan ini juga menjelaskan mengapa topik edukasi dasar seperti risiko saham, broker legal, dan investasi bodong semakin penting untuk pembaca pemula.
| Periode | SID saham dan surat berharga lainnya | Perubahan dari periode pembanding | Sumber |
|---|---|---|---|
Desember 2021 | 3.451.513 | Basis awal seri di brief ini | KSEI Desember 2024 |
Desember 2022 | 4.439.933 | +28,64% yoy | KSEI Desember 2025 |
Desember 2023 | 5.255.571 | +18,37% yoy | KSEI Desember 2025 |
Desember 2024 | 6.381.444 | +21,42% yoy | KSEI Desember 2025 |
Desember 2025 | 8.604.177 | +34,83% yoy | KSEI Mei 2026 |
Mei 2026 | 9.735.902 | +1.131.725 SID sejak Desember 2025 | KSEI Mei 2026 |
Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Desember 2024, Desember 2025, dan Mei 2026Data per Mei 2026
Investor individu pasar modal Indonesia masih didominasi kelompok usia muda. KSEI mencatat 54,37% investor individu berusia 30 tahun ke bawah per Mei 2026. Jika ditambah kelompok 31 sampai 40 tahun, porsinya menjadi 79,02%.
Dari sisi gender, komposisinya masih didominasi laki-laki dengan 64,37%, sedangkan perempuan 35,63%. Dari sisi penghasilan, mayoritas berada pada kelompok Rp10 juta sampai Rp100 juta, yaitu 54,88%.
| Kategori | Kelompok | Porsi Mei 2026 | Catatan |
|---|---|---|---|
Usia | 30 tahun ke bawah | 54,37% | Kelompok usia terbesar |
Usia | 31 sampai 40 tahun | 24,65% | Jika digabung dengan 30 tahun ke bawah menjadi 79,02% |
Usia | 41 sampai 50 tahun | 12,64% | Kelompok usia menengah |
Usia | 51 sampai 60 tahun | 5,59% | Kelompok pra-pensiun |
Usia | Di atas 60 tahun | 2,75% | Kelompok terkecil |
Gender | Laki-laki | 64,37% | Berdasarkan data investor individu KSEI |
Gender | Perempuan | 35,63% | Berdasarkan data investor individu KSEI |
Penghasilan | Di bawah Rp10 juta | 33,24% | Kelompok pendapatan rendah sampai menengah |
Penghasilan | Rp10 juta sampai Rp100 juta | 54,88% | Kelompok terbesar |
Penghasilan | Rp100 juta sampai Rp500 juta | 9,05% | Kelompok pendapatan tinggi |
Penghasilan | Di atas Rp500 juta | 2,83% | Kelompok terkecil |
Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026, demografi investor individuData per Mei 2026
Sebaran investor domestik masih terkonsentrasi di Jawa. KSEI mencatat 65,86% investor domestik berada di Jawa per Mei 2026. Sumatra berada di posisi kedua dengan 18,66%.
Catatan pentingnya, aset jauh lebih terkonsentrasi daripada jumlah investor. Pada laporan yang sama, KSEI menyebut investor DKI Jakarta memiliki 16,38% SID, tetapi aset C-BEST DKI Jakarta mencapai 83,59% dan aset S-INVEST 72,34%, senilai Rp4.738,52 triliun.
| Wilayah | Porsi investor Mei 2026 | Porsi investor April 2026 | Catatan |
|---|---|---|---|
Jawa | 65,86% | 66,21% | Wilayah dengan konsentrasi investor terbesar |
Sumatra | 18,66% | 18,39% | Peringkat kedua berdasarkan porsi investor |
Kalimantan | 5,43% | 5,39% | Relatif stabil secara bulanan |
Bali, NTT, dan NTB | 5,60% | 5,54% | Lebih besar daripada Sulawesi pada laporan Mei |
Sulawesi | 3,52% | 3,50% | Porsi investor masih kecil dibanding Jawa dan Sumatra |
Maluku dan Papua | 0,93% | 0,97% | Porsi investor terkecil dalam pembagian wilayah KSEI |
DKI Jakarta | 16,38% SID domestik | Aset C-BEST 83,59% | Aset S-INVEST 72,34%, nilai total Rp4.738,52 triliun |
Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026, sebaran investor domestikData per Mei 2026
Dari sisi jumlah investor, pasar saham Indonesia sangat lokal. Pada kategori C-BEST, KSEI mencatat 99,76% investor adalah lokal dan 0,24% asing per Mei 2026.
Namun dari sisi nilai aset C-BEST, porsi lokal adalah 64,48% dan asing 35,52%. Artinya, investor asing jauh lebih kecil dari sisi jumlah rekening, tetapi tetap besar dari sisi nilai aset.
Untuk kategori equity, KSEI mencatat 1.002 efek dengan nilai Rp6.850,22 triliun pada Mei 2026. Porsi nilai equity lokal 58,83%, sedangkan asing 41,17%.
| Indikator | Mei 2026 | April 2026 | Interpretasi |
|---|---|---|---|
Investor lokal C-BEST | 99,76% | 99,76% | Hampir seluruh SID C-BEST adalah lokal |
Investor asing C-BEST | 0,24% | 0,24% | Kecil dari sisi jumlah SID |
Nilai aset lokal C-BEST | 64,48% | 64,42% | Mayoritas nilai aset masih lokal |
Nilai aset asing C-BEST | 35,52% | 35,58% | Asing tetap besar dari sisi nilai aset |
Jumlah efek equity | 1.002 | 1.002 | Kategori equity dalam detail aset C-BEST |
Nilai equity | Rp6.850,22 triliun | Rp7.790,31 triliun | Nilai efek equity turun secara bulanan |
Porsi nilai equity lokal | 58,83% | 59,45% | Kepemilikan nilai equity oleh investor lokal |
Porsi nilai equity asing | 41,17% | 40,55% | Kepemilikan nilai equity oleh investor asing |
Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026, komposisi investor dan detail aset C-BESTData per Mei 2026
Perbandingan investor saham antarnegara ASEAN perlu hati-hati karena setiap bursa memakai definisi akun, rekening, investor, dan beneficial owner yang berbeda. Indonesia punya data SID KSEI yang relatif rapi, tetapi angka ini tidak otomatis sebanding dengan rekening nominee atau akun sekuritas di negara lain.
Untuk konteks regional, ASEAN Exchanges mencatat kapitalisasi pasar perusahaan tercatat ASEAN naik dari US$2,8 triliun pada 2023 menjadi US$3,0 triliun pada Desember 2024. Jumlah perusahaan tercatat di kawasan mencapai 4.513, dengan Malaysia berada di posisi pertama dari sisi jumlah perusahaan tercatat, yaitu 1.059.
| Data | Angka | Periode | Catatan |
|---|---|---|---|
SID pasar modal Indonesia | 27.750.857 | Mei 2026 | Data KSEI, mencakup seluruh SID pasar modal |
SID saham dan surat berharga lainnya Indonesia | 9.735.902 | Mei 2026 | Proksi investor saham berbasis C-BEST |
Kapitalisasi pasar perusahaan tercatat ASEAN | US$3,0 triliun | Desember 2024 | Data ASEAN Exchanges |
Jumlah perusahaan tercatat di ASEAN | 4.513 perusahaan | Desember 2024 | Termasuk secondary exchanges |
Jumlah perusahaan tercatat Malaysia | 1.059 perusahaan | Desember 2024 | Peringkat pertama ASEAN berdasarkan jumlah listed companies dalam laporan ASEAN Exchanges |
Jumlah efek equity di C-BEST Indonesia | 1.002 efek | Mei 2026 | Bukan jumlah emiten murni, tetapi detail efek equity di C-BEST |
Sumber: ASEAN Exchanges 2024 Recap and 2025 Outlook; KSEI Mei 2026Data per Des 2024
Dengan tambahan 1.131.725 SID pada kategori saham dan surat berharga lainnya dari Desember 2025 sampai Mei 2026, rata-rata penambahan bersihnya sekitar 226 ribu SID per bulan.
Jika laju lima bulan pertama 2026 berlanjut tanpa perubahan besar, kategori ini bisa melewati 11 juta SID sebelum akhir tahun. Ini bukan prediksi resmi. Ini hanya run-rate mekanis dari data KSEI sampai Mei 2026.
Tren yang paling penting bukan hanya jumlah rekening bertambah, tetapi kualitas literasi investor. Semakin banyak investor muda masuk, semakin besar kebutuhan edukasi tentang risiko, biaya transaksi, dan legalitas platform.
| Indikator | Angka | Cara baca |
|---|---|---|
SID saham dan surat berharga lainnya Desember 2025 | 8.604.177 | Basis awal tahun dari KSEI |
SID saham dan surat berharga lainnya Mei 2026 | 9.735.902 | Data terbaru KSEI saat artikel disusun |
Tambahan bersih Januari sampai Mei 2026 | 1.131.725 SID | Selisih Mei 2026 dibanding Desember 2025 |
Rata-rata tambahan per bulan | Sekitar 226.345 SID | Perhitungan Financer dari lima bulan pertama 2026 |
Run-rate sederhana akhir 2026 | Sekitar 11,32 juta SID | Bukan proyeksi resmi, hanya laju mekanis jika tren sama berlanjut |
Total investor pasar modal ytd menurut OJK | +36,27% | OJK menyebut total menjadi 27,75 juta investor per Mei 2026 |
Sumber: KSEI Statistik Pasar Modal Indonesia Mei 2026 dan OJK RDKB Mei 2026, perhitungan FinancerData per Mei 2026
Halaman ini memakai sumber primer: KSEI untuk data SID dan demografi, OJK dan BEI untuk ringkasan perkembangan pasar modal, serta ASEAN Exchanges untuk konteks regional.
Angka utama memakai laporan KSEI Mei 2026 karena itu sumber bulanan terbaru yang tersedia saat artikel ini disusun pada 30 Juni 2026. Untuk tren tahunan, halaman ini memakai seri Desember 2024, Desember 2025, dan Mei 2026.
Semua angka dibaca sebagai data edukasi dan statistik pasar, bukan nasihat finansial personal. Kinerja pasar saham bisa berubah, dan jumlah investor tidak menjamin kualitas keputusan investasi individu.
| Istilah | Definisi kerja di halaman ini | Sumber utama |
|---|---|---|
SID | Single Investor Identification yang tercatat dalam sistem pasar modal | KSEI |
C-BEST | Sistem KSEI untuk saham dan surat berharga lainnya | KSEI |
S-INVEST | Sistem KSEI untuk administrasi reksa dana | KSEI |
Investor saham Indonesia | Proksi memakai SID saham dan surat berharga lainnya atau C-BEST | KSEI, interpretasi Financer |
Investor pasar modal | Total SID lintas instrumen pasar modal | KSEI dan OJK |
Run-rate | Perhitungan sederhana dari selisih data, bukan prediksi resmi | Perhitungan Financer |
Sumber: KSEI Data Statistik KSEI dan OJK RDKB Mei 2026Data per Mei 2026
Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.
Email terkonfirmasi. Komentar Anda muncul setelah ditinjau.
Tautan sudah kedaluwarsa. Kirim komentar Anda lagi.
Anonim
Pakar keuangan · Financer
6 menit bacaInvestasi
7 menit bacaInvestasi
6 menit bacaInvestasi
5 menit bacaInvestasi
6 menit bacaInvestasi