Anonim
Pakar keuangan · Financer
Apa itu waran saham? Waran saham adalah hak untuk membeli saham sebuah emiten pada harga tertentu dan dalam periode tertentu. Hak ini biasanya melekat pada aksi korporasi, seperti IPO atau right issue, lalu diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan kode tersendiri, misalnya diakhiri huruf W.
Waran bukan saham biasa. Saat Anda membeli saham, Anda langsung memiliki sebagian kecil perusahaan. Saat Anda membeli waran, Anda membeli hak untuk menebus saham pada harga pelaksanaan yang sudah ditentukan. Hak itu bisa menguntungkan jika harga saham induk naik jauh di atas harga pelaksanaan, tetapi bisa tidak bernilai jika masa berlakunya habis dan kondisinya tidak menarik.
Jika Anda masih baru di pasar modal, pahami dulu cara kerja broker saham dan transaksi saham dasar sebelum membeli waran. Waran bergerak lebih cepat, risikonya lebih tinggi, dan tidak cocok jika Anda hanya ingin investasi pasif tanpa memantau harga.
Cara kerja waran saham dimulai dari tiga hal utama, yaitu saham induk, harga pelaksanaan, dan masa pelaksanaan. Saham induk adalah saham yang menjadi dasar waran. Harga pelaksanaan adalah harga yang harus Anda bayar jika ingin menebus waran menjadi saham. Masa pelaksanaan adalah periode saat hak tersebut bisa digunakan.
Contoh sederhana, sebuah emiten menerbitkan waran ABCD-W dengan harga pelaksanaan Rp150. Jika pada masa pelaksanaan harga saham ABCD berada di Rp220, secara teori hak membeli di Rp150 terlihat bernilai. Namun, Anda tetap perlu menghitung biaya transaksi, likuiditas, sisa waktu, dan apakah harga saham induk memang kuat.
Sebaliknya, jika saham ABCD diperdagangkan di Rp120, menebus waran di Rp150 tidak masuk akal. Investor biasanya memilih tidak exercise. Ketika masa berlaku berakhir, waran yang tidak ditebus akan kedaluwarsa.
| Istilah | Arti untuk investor |
|---|---|
Saham induk | Saham yang menjadi dasar nilai waran |
Harga pelaksanaan | Harga untuk menebus waran menjadi saham |
Masa pelaksanaan | Periode ketika waran bisa ditebus |
Tanggal jatuh tempo | Batas akhir hak waran berlaku |
In the money | Kondisi ketika waran berpotensi bernilai karena harga saham induk di atas harga pelaksanaan |
Perbedaan waran dan saham paling penting ada pada kepemilikan. Saham membuat Anda menjadi pemegang saham perusahaan. Waran hanya memberi hak untuk membeli saham di masa depan. Selama belum ditebus, pemegang waran belum menjadi pemegang saham dari waran tersebut.
Perbedaan berikutnya ada pada masa berlaku. Saham bisa Anda pegang selama perusahaan masih tercatat dan saham tersebut masih ada. Waran punya tanggal jatuh tempo. Setelah lewat tanggal itu, haknya hilang.
Dari sisi risiko, waran biasanya lebih spekulatif. Harga waran dapat naik tajam ketika saham induk bergerak, tetapi juga bisa turun cepat karena waktu yang tersisa semakin pendek. Ini berbeda dari saham yang nilainya lebih banyak dipengaruhi kinerja bisnis, sentimen pasar, dan valuasi perusahaan.
| Aspek | Saham | Waran |
|---|---|---|
Hak utama | Kepemilikan perusahaan | Hak membeli saham pada harga tertentu |
Masa berlaku | Tidak punya jatuh tempo selama saham tercatat | Punya tanggal jatuh tempo |
Dividen | Bisa mendapat dividen jika memenuhi syarat | Tidak mendapat dividen sebelum ditebus menjadi saham |
Risiko | Harga bisa turun sesuai kondisi pasar dan emiten | Bisa kedaluwarsa tanpa nilai |
Cocok untuk | Investor yang ingin memiliki saham | Investor berpengalaman yang paham risiko dan jadwal exercise |
Cara beli waran di bursa mirip dengan membeli saham biasa, tetapi Anda harus lebih teliti membaca kode dan jadwalnya. Waran biasanya memiliki kode tersendiri di aplikasi sekuritas. Jika saham induknya ABCD, kode warannya bisa berbentuk ABCD-W atau format lain sesuai ketentuan bursa dan pengumuman emiten.
Sebelum membeli, pastikan Anda sudah memiliki rekening efek dan Rekening Dana Nasabah. Jika belum, mulai dari panduan cara investasi saham agar Anda memahami alur pembukaan rekening, setoran dana, dan transaksi dasar. Setelah itu, baru pertimbangkan waran sebagai instrumen tambahan, bukan langkah pertama.
Gunakan langkah ini sebagai checklist awal sebelum memasang order waran.
Gunakan sekuritas yang legal
Pilih perusahaan sekuritas yang terdaftar dan diawasi OJK. Jika masih bingung memilih perantara, pahami dulu apa itu broker saham.
Cari kode waran yang benar
Periksa kode waran di aplikasi sekuritas dan cocokkan dengan pengumuman resmi emiten atau BEI. Jangan hanya mengandalkan obrolan media sosial.
Baca harga pelaksanaan dan jadwal
Cek exercise price, awal masa pelaksanaan, akhir masa perdagangan, dan tanggal jatuh tempo. Jadwal ini menentukan apakah waran masih layak dipertimbangkan.
Hitung skenario untung dan rugi
Bandingkan harga waran, harga pelaksanaan, dan harga saham induk. Jika hasilnya tidak memberi margin yang masuk akal, lebih baik tunggu.
Pasang order dengan nominal kecil
Untuk pemula, gunakan nominal yang siap hilang. Waran bisa bergerak cepat dan tidak selalu mudah dijual kembali saat pasar sepi.
Hemat hingga jutaan rupiah dengan memilih broker saham terbaik di Financer. Nikmati masa pensiun dengan sejahtera
Bandingkan broker saham terbaik sekarangWaran menarik karena harga satuannya sering jauh lebih murah daripada saham induk. Dengan modal kecil, investor bisa mendapat eksposur terhadap pergerakan saham tertentu. Jika saham induk naik kuat dan waran masih punya waktu yang cukup, harga waran dapat naik lebih cepat.
Namun, potensi itu datang bersama risiko yang tidak kecil. Waran punya nilai waktu. Semakin dekat ke jatuh tempo, semakin sempit kesempatan investor untuk mendapat keuntungan. Likuiditas juga bisa menjadi masalah. Ada waran yang ramai diperdagangkan, ada juga yang spread bid dan offer-nya lebar sehingga sulit keluar di harga wajar.
Karena itu, waran lebih cocok untuk investor yang aktif memantau pasar. Jika tujuan Anda belajar transaksi jangka pendek, pahami juga dasar trading saham harian agar tidak memperlakukan waran seperti tabungan.
Di IDX, waran biasanya muncul dalam pengumuman pencatatan saham, right issue, atau produk waran terstruktur. Informasi yang perlu Anda cari adalah nama waran, kode, jumlah waran, harga pelaksanaan, tanggal mulai pelaksanaan, akhir perdagangan, dan tanggal jatuh tempo.
Misalnya ada waran ABCD-W dengan harga pelaksanaan Rp150 dan jatuh tempo 12 bulan lagi. Jika saham ABCD bergerak di Rp210, investor akan membandingkan harga waran di pasar dengan selisih teoretis antara Rp210 dan Rp150. Jika harga waran terlalu mahal dibanding peluangnya, pembelian tetap bisa berisiko.
Untuk waran terstruktur, mekanismenya bisa berbeda dari waran seri biasa karena diterbitkan oleh penerbit waran terstruktur dan mengacu pada underlying tertentu. OJK mengatur waran terstruktur melalui POJK 8/POJK.04/2021, sementara BEI dan KSEI menyediakan informasi produk serta pendaftaran efeknya.
Waran saham adalah hak untuk membeli saham emiten pada harga pelaksanaan dan periode tertentu. Waran bisa diperdagangkan di bursa, tetapi haknya akan berakhir saat jatuh tempo.
Tidak. Saham adalah bukti kepemilikan perusahaan, sedangkan waran adalah hak untuk membeli saham. Pemegang waran belum mendapat hak dividen sebelum waran ditebus menjadi saham.
Anda bisa membeli waran melalui aplikasi sekuritas seperti membeli saham, tetapi pastikan kode waran, harga pelaksanaan, masa perdagangan, dan tanggal jatuh temponya sudah Anda cek dari sumber resmi.
Waran berpotensi menguntungkan ketika harga saham induk naik di atas harga pelaksanaan dan harga waran di pasar masih masuk akal setelah memperhitungkan biaya serta sisa waktu.
Risiko terbesar waran adalah kedaluwarsa tanpa nilai. Risiko lain termasuk harga yang sangat fluktuatif, likuiditas rendah, dan keputusan membeli hanya karena harga nominal terlihat murah.
Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.
Email terkonfirmasi. Komentar Anda muncul setelah ditinjau.
Tautan sudah kedaluwarsa. Kirim komentar Anda lagi.
Anonim
Pakar keuangan · Financer
Bandingkan broker saham
mulai dari Rp 0 setoran min.
10 opsi
Pialang teregulasi dan tepercaya
Bandingkan brokerBandingkan broker saham
mulai dari Rp 0 setoran min.
10 opsi
13 menit bacaInvestasi
7 menit bacaInvestasi
6 menit bacaInvestasi
6 menit bacaInvestasi
7 menit bacaInvestasi
Yuk, berlangganan *Financer Stacks* panduan keuangan mingguan yang membantu Anda menguasai dasar-dasar keuangan, meningkatkan pendapatan tambahan, dan menciptakan kehidupan di mana uang bekerja untuk Anda. Gratis!