Jumlah Investor Kripto Indonesia 2026

Mentari Rahman
8 menit bacaKami mematuhi

Janji Financer

Komitmen kami terhadap panduan keuangan yang jujur dan tidak memihak

Kami meneliti

Tim kami mengumpulkan data produk langsung dari penyedia. Kami memverifikasi suku bunga, biaya, dan ketentuan — bukan hanya klaim pemasaran.

Kami membandingkan

Produk diurutkan menggunakan Financer Score — metodologi penilaian transparan kami yang mempertimbangkan suku bunga, biaya, aksesibilitas, dan ulasan pengguna.

Cara kami menghasilkan

Ketika Anda mengklik ke penyedia dan mendaftar, kami mungkin mendapat komisi referral. Inilah cara kami menjaga Financer tetap gratis. Kami selalu mengungkapkan hubungan ini.

Membantu jutaan orang membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas sejak 2014
Data jumlah investor kripto Indonesia, nilai transaksi, demografi usia, ekosistem berizin, dan posisi adopsi global dalam satu halaman yang mudah disitasi.

Statistik utama investor kripto Indonesia

Data per Apr 2026

Data terbaru OJK menunjukkan jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital masih naik pada April 2026, meski nilai transaksi bulanan jauh lebih rendah daripada puncak 2024.

akun konsumen pedagang aset keuangan digital pada April 202621,70 juta
akun konsumen pada Maret 202621,37 juta
nilai transaksi aset kripto pada April 2026Rp22,98 triliun
nilai transaksi derivatif AKD pada April 2026Rp5,10 triliun
aset kripto yang dapat diperdagangkan per April 20261.255
derivatif AKD yang dapat diperdagangkan per April 202640
entitas berizin dalam ekosistem perdagangan aset kripto32
nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025Rp482,23 triliun
posisi Indonesia di Chainalysis Global Crypto Adoption Index 2025Peringkat 7

Sumber: OJK RDKB Mei 2026 dan sumber pendukung CFX/Chainalysis

OJK memakai istilah akun konsumen. Angka ini tidak sama dengan jumlah orang unik, karena satu orang dapat memiliki akun di lebih dari satu pedagang. Data 2024 dari Bappebti/CFX memakai istilah investor, sehingga perbandingan antarperiode perlu dibaca hati-hati.

Jumlah investor kripto Indonesia terbaru

Jumlah investor kripto Indonesia terbaru adalah 21,70 juta akun konsumen pedagang aset keuangan digital pada April 2026, menurut RDKB Mei 2026 OJK. Angka ini naik dari 21,37 juta pada Maret 2026.

Data diperbarui: April 2026. Hal terpenting untuk dicatat: OJK memakai istilah akun konsumen. Jadi, angka ini lebih tepat dibaca sebagai jumlah akun yang tercatat di pedagang aset keuangan digital, bukan jumlah orang unik.

Untuk konteks platform dan legalitas, Anda bisa membaca halaman Financer tentang crypto exchange, broker crypto BAPPEBTI, dan broker crypto. Halaman ini sendiri hanya berisi data dan metodologi, bukan rekomendasi membeli aset kripto.

Perkembangan jumlah akun konsumen dan investor kripto

PeriodeJumlah akun/investorPerubahan yang disebut sumberSumber utamaCatatan metodologi

Desember 2024

22,91 juta investor

Naik dari 22,10 juta pada November 2024

CFX/OJK

Seri lama masih memakai istilah investor

Desember 2025

20,19 juta konsumen

Menjadi basis pembanding Januari 2026

OJK RDKB Feb 2026

Seri OJK 2026 memakai istilah konsumen/akun konsumen

Januari 2026

20,70 juta konsumen

+2,56% mtm dari Desember 2025

OJK RDKB Feb 2026

Awal data bulanan 2026 yang dirilis OJK

Februari 2026

21,07 juta konsumen

+1,76% mtm dari Januari 2026

OJK RDKB Maret 2026

Masih dalam tren naik

Maret 2026

21,37 juta akun konsumen

+1,43% mtm dari Februari 2026

OJK RDKB April 2026

OJK mulai menekankan akun konsumen pedagang aset keuangan digital

April 2026

21,70 juta akun konsumen

+1,57% mtm dari Maret 2026

OJK RDKB Mei 2026

Data terbaru yang tersedia saat artikel ini disusun

Sumber: OJK RDKB Feb-Apr-Mei 2026 dan CFX 2025Data per Apr 2026

Tren pertumbuhan investor kripto

Dari Desember 2025 sampai April 2026, jumlah akun konsumen naik dari 20,19 juta menjadi 21,70 juta. Itu berarti tambahan sekitar 1,51 juta akun dalam empat bulan pertama 2026.

Kenaikannya tidak berarti semua akun aktif bertransaksi setiap bulan. Dalam data kripto, jumlah akun biasanya lebih stabil daripada nilai transaksi. Saat harga pasar melemah, akun tetap tercatat, tetapi nilai transaksi bisa turun tajam.

Perubahan istilah dari investor ke konsumen juga penting. Data Desember 2024 sebesar 22,91 juta investor tidak boleh dibandingkan secara lurus dengan data 2025/2026 tanpa membaca catatan metodologi dari OJK dan CFX.

Untuk sitasi, gunakan kalimat yang spesifik: "OJK mencatat 21,70 juta akun konsumen pedagang aset keuangan digital pada April 2026." Hindari menulis "21,70 juta orang memiliki kripto" karena rilis tidak membuktikan satu akun sama dengan satu orang.

Nilai transaksi aset kripto dan derivatif AKD

PeriodeTransaksi aset kriptoTransaksi derivatif AKDPerubahan/catatanSumber

2024 penuh

Rp650,61 triliun

Tidak dirinci di sumber ini

Naik lebih dari 4 kali lipat dibanding 2023 menurut CFX

OJK BLK 2026/CFX

2025 penuh

Rp482,23 triliun

Tidak dirinci di sumber ini

Turun dari 2024 karena siklus pasar dan faktor global

OJK BLK 2026

Desember 2025

Rp32,68 triliun

Rp8,60 triliun

Pembanding Januari 2026

OJK RDKB Feb 2026

Januari 2026

Rp29,24 triliun

Rp8,01 triliun

Transaksi aset kripto turun 10,53% mtm

OJK RDKB Feb 2026

Februari 2026

Rp24,33 triliun

Rp5,07 triliun

Transaksi aset kripto turun 16,89% mtm

OJK RDKB Maret 2026

Maret 2026

Rp22,34 triliun

Rp5,80 triliun

Derivatif AKD naik dari Februari

OJK RDKB Mei 2026

April 2026

Rp22,98 triliun

Rp5,10 triliun

Transaksi aset kripto naik 2,86% mtm; derivatif turun 12,04% mtm

OJK RDKB Mei 2026

Sumber: OJK RDKB Feb-Mei 2026 dan Pembukaan BLK 2026Data per Apr 2026

Nilai transaksi turun dari puncak 2024

Jumlah akun konsumen naik, tetapi nilai transaksi belum kembali ke level 2024. OJK mencatat nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 sebesar Rp482,23 triliun, lebih rendah daripada Rp650,61 triliun pada 2024.

Ini pola yang wajar dalam pasar aset berisiko tinggi. Basis pengguna bisa bertambah saat harga bergerak datar atau turun, sementara volume transaksi mengikuti volatilitas, sentimen pasar, likuiditas, dan minat trading jangka pendek.

Derivatif AKD juga mulai terlihat dalam data 2026. Nilainya Rp8,01 triliun pada Januari 2026, turun ke Rp5,07 triliun pada Februari, naik menjadi Rp5,80 triliun pada Maret, lalu turun menjadi Rp5,10 triliun pada April. Seri ini masih baru, jadi sebaiknya dibaca sebagai indikator awal, bukan tren matang.

Jika Anda membandingkan akun dan transaksi, pakai dua pertanyaan berbeda. Jumlah akun menjawab seberapa luas akses masyarakat ke pedagang aset kripto. Nilai transaksi menjawab seberapa aktif pasar pada periode tertentu. Keduanya bisa bergerak berlawanan.

Demografi usia pengguna aset kripto

Kelompok usiaPorsi penggunaEstimasi jumlahSumberCatatan

18-24 tahun

26,9%

5,73 juta pengguna

Bappebti via CFX

Generasi Z menjadi kelompok besar dalam basis pengguna 2024

25-30 tahun

35,1%

7,47 juta pengguna

Bappebti via CFX

Kelompok milenial muda sedikit lebih besar daripada 18-24

18-30 tahun

62,0%

13,20 juta pengguna

Bappebti via CFX; jumlah dihitung dari dua kelompok

Mayoritas pengguna kripto berada di usia muda

Di atas 30 tahun

38,0%

Perhitungan sisa dari 100%

Perhitungan Financer dari data CFX

Tidak dirinci lebih jauh dalam rilis CFX yang digunakan

Sumber: CFX/Bappebti demografi pengguna aset kriptoData per Des 2024

Investor muda mendominasi basis pengguna

Data CFX yang mengutip Bappebti menunjukkan sekitar 62% pengguna aset kripto di Indonesia berusia 18-30 tahun. Rinciannya: 26,9% berusia 18-24 tahun dan 35,1% berusia 25-30 tahun.

Angka ini menjelaskan mengapa literasi risiko penting. Pengguna muda biasanya lebih cepat mencoba aplikasi investasi digital, tetapi belum tentu memiliki pengalaman melewati siklus pasar panjang. Untuk aset kripto, risiko utama bukan hanya harga yang volatil, tetapi juga legalitas platform, keamanan akun, pajak, dan pemahaman produk.

Karena itu, data jumlah investor sebaiknya selalu dibaca bersama data regulasi. Banyak akun baru tidak otomatis berarti literasi naik dengan kecepatan yang sama.

Ekosistem dan regulasi aset kripto per April 2026

MetrikJumlahCatatanSumber

Aset kripto yang dapat diperdagangkan

1.255

Daftar aset yang dapat diperdagangkan dalam ekosistem OJK

OJK RDKB Mei 2026

Derivatif AKD yang dapat diperdagangkan

40

Produk derivatif aset keuangan digital yang tercatat di rilis OJK

OJK RDKB Mei 2026

Entitas ekosistem berizin

32

Total bursa, kliring, kustodian, dan pedagang aset keuangan digital

OJK RDKB Mei 2026

Bursa kripto

2

Infrastruktur bursa dalam ekosistem perdagangan

OJK RDKB Mei 2026

Lembaga kliring

2

Lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian

OJK RDKB Mei 2026

Kustodian

2

Pengelola tempat penyimpanan

OJK RDKB Mei 2026

Pedagang aset keuangan digital

26

Akses langsung konsumen ke perdagangan aset kripto

OJK RDKB Mei 2026

Lembaga penunjang PJP

7

Penyedia Jasa Pembayaran yang disetujui

OJK RDKB Mei 2026

Calon pedagang dalam evaluasi

2

Tersisa setelah keputusan OJK pada Mei 2026

OJK RDKB Mei 2026

Sumber: OJK RDKB Mei 2026 - ekosistem AKD/AKData per Apr 2026

Regulasi menjadi bagian dari statistik

Jumlah akun konsumen tidak berdiri sendiri. Pada April 2026, OJK mencatat 32 entitas berizin di ekosistem perdagangan aset kripto, terdiri dari 2 bursa, 2 lembaga kliring, 2 kustodian, dan 26 pedagang aset keuangan digital.

Angka ini penting karena pertumbuhan akun tanpa infrastruktur pengawasan akan meningkatkan risiko konsumen. Dalam praktiknya, pembaca perlu memeriksa legalitas platform sebelum melihat biaya, pilihan koin, atau fitur trading.

OJK juga mencatat 5 penyelenggara AKD-AK dikenai sanksi administratif pada Mei 2026. Ini menunjukkan pengawasan berjalan, tetapi juga mengingatkan bahwa status legal saja tidak menghapus risiko operasional dan risiko pasar.

Posisi Indonesia dalam adopsi kripto global

MetrikNilaiSumberCara membaca

Global Crypto Adoption Index 2025

Indonesia peringkat 7 dari 151 negara

Chainalysis

Mengukur adopsi berdasarkan data on-chain, web traffic, GDP per kapita, dan subindeks lain

Peringkat retail centralized service

9

Chainalysis

Indikator aktivitas retail pada layanan terpusat

Peringkat centralized service total

7

Chainalysis

Mengukur nilai yang diterima layanan terpusat

Peringkat DeFi value received

4

Chainalysis

Indonesia relatif kuat dalam aktivitas DeFi menurut metodologi Chainalysis

Peringkat institutional centralized service

7

Chainalysis

Memasukkan transfer institusional di atas USD1 juta

Pertumbuhan on-chain APAC

69% yoy

Chainalysis

APAC menjadi kawasan dengan pertumbuhan tercepat dalam periode sampai Juni 2025

Volume on-chain APAC

Dari USD1,4 triliun ke USD2,36 triliun

Chainalysis

Konteks kawasan, bukan khusus Indonesia

Pertumbuhan on-chain Indonesia

103% yoy

Chainalysis APAC

Indonesia tumbuh cepat dari basis yang sudah tinggi

Sumber: Chainalysis Global Adoption Index 2025 dan APAC 2025Data per Jun 2025

Indonesia tetap besar dalam peta kripto global

Chainalysis menempatkan Indonesia di peringkat 7 Global Crypto Adoption Index 2025. Dalam tabel utama Chainalysis, Indonesia berada di bawah India, Amerika Serikat, Pakistan, Vietnam, Brazil, dan Nigeria.

Peringkat ini tidak sama dengan jumlah investor domestik. Chainalysis memakai kombinasi data on-chain, aktivitas layanan terpusat, DeFi, institusional, web traffic, GDP per kapita, dan penyesuaian metodologi. Jadi, data Chainalysis paling tepat dipakai untuk membaca posisi global, bukan mengganti angka akun konsumen OJK.

Namun arah besarnya konsisten: Indonesia adalah salah satu pasar kripto besar. Di laporan APAC, Chainalysis menyebut nilai on-chain Indonesia tumbuh 103% dalam 12 bulan sampai Juni 2025, di bawah Jepang 120% tetapi di atas Korea Selatan 100%, India 99%, dan Vietnam 55%.

Cara membaca data investor kripto Indonesia

Jenis dataApa yang diukurKelebihanKeterbatasan

Akun konsumen OJK

Akun pada pedagang aset keuangan digital

Paling relevan untuk jumlah akun terbaru

Tidak sama dengan orang unik dan bisa berubah jika metodologi berubah

Investor Bappebti/CFX

Basis pengguna/investor sebelum transisi istilah OJK

Berguna untuk melihat sejarah 2024

Tidak selalu sebanding langsung dengan seri akun konsumen 2025/2026

Nilai transaksi OJK

Rupiah transaksi aset kripto dan derivatif AKD

Membaca aktivitas pasar

Sangat dipengaruhi harga dan volatilitas

Demografi CFX/Bappebti

Sebaran usia pengguna

Membantu memahami profil pengguna

Tidak selalu diperbarui bulanan

Chainalysis

Adopsi on-chain dan aktivitas global

Membandingkan Indonesia dengan negara lain

Bukan statistik resmi jumlah akun domestik

Sumber: Metodologi gabungan Financer dari OJK, CFX, dan ChainalysisData per Apr 2026

Metodologi dan sumber

Kami memprioritaskan sumber resmi atau sumber data industri yang dapat dilacak. Untuk angka terbaru, rilis OJK dipakai sebagai sumber utama. Untuk demografi 2024, kami memakai CFX yang mengutip data Bappebti. Untuk peringkat global, kami memakai Chainalysis.

Catatan metodologi:

  • Angka terbaru April 2026 memakai istilah akun konsumen, bukan orang unik.
  • Angka 2024 memakai istilah investor dalam rilis CFX/OJK, sehingga tidak dibandingkan secara mekanis dengan seri 2026.
  • Nilai transaksi aset kripto berbeda dari jumlah akun. Akun bisa naik saat transaksi turun.
  • Angka bulanan OJK dapat direvisi antar-rilis. Jika ada perbedaan kecil, gunakan rilis terbaru.
  • Data Chainalysis berguna untuk membaca posisi Indonesia secara global, tetapi tidak menggantikan statistik akun konsumen OJK.
  • Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan nasihat investasi, pajak, hukum, atau rekomendasi platform.

Untuk jurnalis, peneliti, atau pembuat laporan, angka paling aman untuk headline adalah data OJK April 2026. Angka demografi CFX/Bappebti dan peringkat Chainalysis sebaiknya dipakai sebagai konteks tambahan karena tanggal, metode, dan definisinya berbeda.

Sumber utama:

  • OJK RDKB Mei 2026: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Mei-2026.aspx
  • OJK RDKB April 2026: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-April-2026.aspx
  • OJK RDKB Maret 2026: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Maret-2026.aspx
  • OJK RDKB Feb 2026: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Feb-2026.aspx
  • OJK Bulan Literasi Kripto 2026: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Pembukaan-Bulan-Literasi-Kripto-%28BLK%29-2026.aspx
  • CFX/Bappebti demografi dan data 2024: https://www.cfx.co.id/id/news/cfx-dorong-peningkatan-literasi-genarasi-muda
  • Chainalysis Global Crypto Adoption Index 2025: https://www.chainalysis.com/blog/2025-global-crypto-adoption-index/
  • Chainalysis APAC Crypto Adoption 2025: https://www.chainalysis.com/blog/asia-pacific-crypto-adoption-2025/

Financer Talks

Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.

Lihat semua