Anonim
Pakar keuangan · Financer
Rp 2.000hari ini→Rp 20.000target
5 thn 6 blnWaktu menuju target
Kontribusi: Rp 16.500 | Bunga yang diperoleh: Rp 1.773|Sekitar April 2032
Bagaimana tabungan Anda tumbuh menuju Rp 20.000
| Tahun | Kontribusi | Bunga yang diperoleh | Saldo (Rp.) |
|---|---|---|---|
| Tahun 0 | Rp 0 | Rp 0 | Rp 2.000 |
| Tahun 1 | Rp 3.000 | Rp 102 | Rp 5.102 |
| Tahun 2 | Rp 6.000 | Rp 299 | Rp 8.299 |
| Tahun 3 | Rp 9.000 | Rp 593 | Rp 11.593 |
| Tahun 4 | Rp 12.000 | Rp 987 | Rp 14.987 |
| Tahun 5 | Rp 15.000 | Rp 1.485 | Rp 18.485 |
| Tahun 6 | Rp 16.500 | Rp 1.773 | Rp 20.273 |
Mengasumsikan bunga majemuk bulanan dengan kontribusi ditambahkan di akhir setiap bulan. Imbal hasil adalah perkiraan, bukan jaminan.
Kalkulator tabungan membantu Anda tahu berapa uang yang harus disisihkan tiap bulan untuk mencapai target. Anda tinggal isi target tabungan, saldo awal, dan jangka waktu. Hasilnya langsung muncul: nominal yang perlu ditabung setiap bulan.
Alat ini cocok untuk menyiapkan dana darurat, DP rumah, biaya nikah, atau liburan. Daripada menabung asal-asalan, Anda punya angka yang jelas untuk dikejar.
Masukkan target tabungan
Isi total uang yang ingin Anda kumpulkan, misalnya Rp30.000.000 untuk dana darurat.
Isi tabungan awal
Masukkan saldo yang sudah Anda punya sekarang. Isi 0 kalau mulai dari nol.
Tentukan jangka waktu
Pilih berapa tahun untuk mencapai target (1–50 tahun). Makin pendek waktunya, makin besar setoran bulanannya.
Tambahkan perkiraan bunga (opsional)
Kalau menabung di deposito atau reksa dana, isi imbal hasil per tahun. Setelah itu, lihat berapa yang perlu Anda sisihkan tiap bulan.
Rumus dasarnya sederhana: (target tabungan − saldo awal) ÷ jumlah bulan, dengan hasil dibulatkan ke atas agar target pasti tercapai.
Misalnya, Anda ingin punya dana darurat Rp30.000.000. Saat ini Anda sudah punya Rp5.000.000 dan ingin mencapainya dalam 2 tahun (24 bulan).
Hitungannya: (Rp30.000.000 − Rp5.000.000) ÷ 24 = Rp1.041.666,67 → dibulatkan ke atas menjadi Rp1.041.667 per bulan.
Kalau Anda menabung di produk berbunga seperti deposito atau reksa dana pasar uang, imbal hasilnya ikut menambah saldo. Artinya, setoran bulanan yang Anda butuhkan jadi sedikit lebih kecil. Kalkulator menghitung ini otomatis begitu Anda mengisi kolom perkiraan bunga.
Dua hal sering bikin target meleset: bunga dan inflasi.
Bunga bekerja untuk Anda. Menabung di deposito atau reksa dana pasar uang membuat uang tumbuh, jadi target tercapai lebih cepat. Besar imbal hasil berbeda tiap produk, jadi cek langsung ke bank atau platform investasi Anda.
Inflasi bekerja melawan Anda. Harga barang naik tiap tahun, sehingga Rp50.000.000 hari ini tidak akan sama nilainya 5 tahun lagi. Untuk target jangka panjang, beri sedikit kelebihan pada angka target Anda.
Pilih tempat menyimpan sesuai jangka waktu dan tujuan Anda.
Tabungan biasa cocok untuk dana yang sewaktu-waktu dipakai, tapi bunganya kecil. Deposito memberi bunga lebih tinggi asal uang dikunci selama beberapa bulan. Reksa dana pasar uang lebih fleksibel dengan imbal hasil yang biasanya di atas tabungan biasa dan risiko relatif rendah.
Untuk target di bawah setahun, utamakan keamanan dan kemudahan akses. Untuk target jangka panjang, produk berbunga membantu uang Anda tumbuh.
Patokan umum adalah menyisihkan 10% sampai 20% dari penghasilan bulanan. Tapi angka pastinya tergantung target dan jangka waktu Anda. Pakai kalkulator tabungan di atas untuk dapat nominal yang sesuai dengan tujuan Anda.
Kalau Anda mengisi kolom perkiraan bunga, hasilnya sudah memperhitungkan imbal hasil tersebut, sehingga setoran bulanan jadi lebih kecil. Kalau kolom itu dibiarkan kosong, hasilnya adalah pembagian selisih target dengan jumlah bulan (dibulatkan ke atas) tanpa memperhitungkan bunga.
Naikkan setoran bulanan, perpendek jangka waktu, atau pindahkan tabungan ke produk berbunga seperti deposito. Menyisihkan bonus dan THR juga mempercepat Anda mencapai target.
Tabungan bank biasa aman dan mudah diakses, tapi bunganya kecil dan sering kalah dari inflasi. Reksa dana pasar uang menawarkan imbal hasil lebih tinggi dengan risiko relatif rendah, cocok untuk target jangka menengah. Pilih sesuai kebutuhan akses dan tujuan Anda.
Idealnya, siapkan dana darurat sekitar 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan lebih dulu. Setelah itu, Anda bisa fokus menabung untuk tujuan lain seperti liburan atau DP rumah. Dana darurat menjaga tabungan tujuan Anda tetap utuh saat ada kebutuhan mendadak.
Punya pertanyaan tentang topik ini? Tanyakan pada komunitas.
Email terkonfirmasi. Komentar Anda muncul setelah ditinjau.
Tautan sudah kedaluwarsa. Kirim komentar Anda lagi.
Anonim
Pakar keuangan · Financer
Bandingkan pemberi pinjaman terbaik
mulai dari 1,75% APR
11 opsi
Gratis · Tanpa kewajiban
Lihat tarif sayaBandingkan pemberi pinjaman terbaik
mulai dari 1,75% APR
11 opsi
Yuk, berlangganan *Financer Stacks* panduan keuangan mingguan yang membantu Anda menguasai dasar-dasar keuangan, meningkatkan pendapatan tambahan, dan menciptakan kehidupan di mana uang bekerja untuk Anda. Gratis!